RSS

The Great Weekend (Part 2)


Teng teng teng.......
Aduuuhhh maafkan aku kawan, karena baru sempat melanjutkan kepingan cerita liburan kemarin. Harus tertunda karena banyaknya tugas kuliah yang seabrek.

So, forgive me friends.
Now, i have time for continue my story. Would you like to read it?
Let's cekidot !

Pemandangan sore hari di laut identik dengan sunset. Selepas mandi dan sholat, aku dan teman-teman menunggu jemputan. Kali ini bukan motor maupun mobil mewah, namun sebuah perahu sederhana. Setelah kami semua naik dan tak lupa membawa sedikit bekal, perlahan perahu mulai dijalankan. Kayaknya wajib banget mengabadikan keceriaan kami diatas perahu yang sedang membawa kami ke tengah laut. Sambil merasakan angin yang sepoi-sepoi, kami berfoto-foto ria. Beberapa dari foto-foto yang diabadikan :



The Great Weekend (Part 1)


Seperti janjiku dipostingan kemarin, aku bawa oleh-oleh cerita seru dari Kota Wali, Demak. Dua hari satu malam mengukir cerita indah nan seru bersama teman-teman. Dari perjalanan berangkat sampai akhirnya kembali ke kamar masing-masing dikos. Hmmm...kayaknya jangan lama-lama deh aku basa-basi, banyak mata menunggu ceritaku (iiihh pede...) :D

Perjalanan Semarang-Demak tak lebih dari dua jam. Selama perjalanan, mataku dimanjakan oleh pemandangan yang sebenarnya tak begitu indah, namun entah kenapa aku sangat menikmatinya. Di dalam bus, telingaku dengan terpaksa menikmati lagu-lagu Jawa yang diputar oleh sang supir. Mungkin karena penumpang didalam bus mayoritas para ibu-ibu. Aku ingin berteriak rasanya waktu itu, karena sangat panas didalam bus. Untungnya tak lama kemudian aku dan teman-teman segera turun dari bus.

Sudah sampaikah...?? Ternyata belum kawan. Kami harus naik bus kecil dulu untuk sampai ditujuan. Terik panas matahari cukup menyiksaku. Ingin rasanya sampai dan segera merebahkan tubuh ini. Awalnya aku kira, hanya beberapa menit saja bus kecil ini membawa kami ke tempat yang dituju, ternyata tak lebih dari satu jam  kawan !!

Setengah perjalanan hanya rumah-rumah penduduk yang tampak oleh mata. Tapi kemudian banyak perahu besar dan kecil disekeliling jalan yang kami lalui. Bau air laut dan ikan mulai tercium, pertanda tak lama lagi kami akan tiba. Bus berhenti ketika salah satu temanku, sekaligus tuan rumah memberi aba-aba pada supir. Huuuuffhh sampai juga akhirnya. Kami tiba di rumah sederhana bercat biru. Aku lihat sekeliling. Di depan rumah penduduk adalah sungai atau lebih tepatnya tempat beristirahatnya para perahu. Jadi sepanjang hari yang akan tampak oleh mata adalah perahu-perahu besar.

Kami disambut hangat oleh keluarga temanku. Capek, panas, dan penat aku rasakan. Semuanya istirahat sejenak merebahkan tubuh sampai akhirnya kami harus mengisi perut kami yang sudah memanggil-manggil sejak perjalanan tadi. Woooww...makanan didepan kami begitu mengundang selera. Karena daerah ini adalah pesisir, maka tak ketinggalan hidangan seafood disajikan. Kami semua makan dengan lahapnya.

Setelah makan, shalat, dan mandi, aku dan teman-teman bersiap-siap untuk menikmati panaroma laut di sore hari.
Bagaimana cerita aku dan teman-teman bermain ditengah lautan ? Bagaimana kami menikmati keindahan alam laut di sore ?
Nantikan kelanjutan cerita ini ya.... See u....

Preparing to Demak


Setelah sepekan menjalani aktifitas kampus, kayaknya gak ada salahnya kalo refreshing. Demak, jadi tujuan utamaku bersama teman-teman menghabiskan weekend ini. Sekitar pukul 11.00 aku dan teman-teman mempersiapkan segalanya. Ya jadi kaya bolang untuk dua hari satu malam. 
Saat aku menulis ini, disekitarku dipenuhi makhluk-makhluk cantik yang sedang mengemasi barang-barang, seperti baju dan peralatan lainnya. Bagaimana dengan aku sendiri ? Belum persiapan sama sekali, hehe... Geli juga lihat teman-teman ribut persiapan yang akan dibawa, padahal kita tidak akan lama menikmati Kota Wali. Hmmmm...gak mau lama-lama aku melototin laptop dan bercerita ngalor ngidul yang gak penting. Aku juga harus siap-siap sebelum aku dibanjiri oleh ocehan teman-teman. Moga weekend ini menyenangkan. Tunggu cerita aku dan teman-teman selama di Demak.
See u kawan...
Tunggu oleh-oleh yang aku bawa ya... :)

Sejarah Poligami Rasulullah


"Poligami itu kan sunnah Rasul..."
Pernah mendengar seorang teman atau keluarga berucap demikian?
Aku yakin pernah !!

Rasulullah merupakan manusia yang diteladani sepanjang jaman. Segala ucapan dan perbuatannya menjadi panutan, karena dinamakan sunnah. Menurut pendapat beberapa orang, poligami adalah salah satu sunnah Rasulullah.
Mengapa Rasulullah berpoligami? Rasulullah memiliki alasan dalam menikahi istri-istrinya. Berikut daftar nama istri Rasulullah beserta alasan Rasulullah menikahinya.

1. Khadijah
Status : 2 kali janda
Usia Dinikahi : 40 tahun
Usia Rasul : 25 tahun
Kondisinya : pengusaha, keturunan bangsawan, memiliki 4 anak dari pernikahan sebelumnya, memiliki 6 anak dari Rasulullah.
Alasan dinikahi : petunjuk Allah, karena dia adalah wanita pertama yang memeluk islam,  dan mendukung    dakwah Nabi.

2. Aisyah ra
Status : gadis
Usia dinikahi : 9 tahun (tetapi tinggal serumah dengan Nabi ketika usia 19 tahun)
Usia Rasul : 52 tahun
Kondisinya : cantik, cerdas, putir Abu Bakar Ash-Shiddiq
Alasannya : petunjuk Allah (lewat mimpinya 3 malam berturut-turut)
Hikmahnya : Rasulullah mengajarkan tentang kewanitaan kepada Aisyah agar disampaikan kepada para umatnya kelak. Aisyah banyak meriwayatkan hadits dari Rasulullah yang disampaikan pada umat.

3. Saudah binti Zum’ah
Status : janda
Usia dinikahi : 70 tahun
Usia Rasul : 52 tahun
Kondisi : wanita kulit hitam, janda dari sahabat nabi yang menjadi perisai nabi saat perang. Memiliki 12 anak dari pernikahan dengan suami pertama
Alasannya : menjaga keimanan Saudah dari gangguan kaum musyrikin

4. Zainab Binti Jahsy
Status : janda
Usia dinikahi : 45 tahun
Usia Rasul : 56 tahun
Kondisi : mantan Zaid bin Harits
Alasan : perintah Allah bahwa pernikahan harus sekufu, Zainab adalah mantan istri anak angkatnya Rasulullah. Sekaligus menginformasikan bahwa anak angkat tidak bisa dijadikan anak kandung secara nasab. Maka istrinya tetap bukan mahrom untuk ayah angkatnya. Jadi boleh dinikahi.

5. Ummu Salamah
Status : janda
Usia dinikahi : 62 tahun
Usia Rasul : 56 tahun
Kondisi : putri bibi nabi, seorang janda yang pandai berpidato dan mengajar
Alasan : perintah Allah untuk membantu dakwah nabi


Diary Ekspresi Q


Dear Diary....
Kata orang cinta itu begitu indah. Memang benar, karena saat ini aku merasakannya. Tak sedikit orang yang mengatakan cinta itu pahit dan merana. Entahlah, mungkin semua itu benar.


Diary sayang....
Sosoknya seperti hantu. Bukan menakutkan, namun sebaliknya. Dia seperti hantu karena bayangannya selalu menemaniku ditiap hembusan nafasku.Tiap kata yang dia ucapkan selalu menenangkan hatiku. Dia memang hantu hatiku. Mungkinkah ini energi cinta yang kata orang bisa mengubah segalanya....?
Sosoknya selalu membuatku rindu. 


Diary sayang....
Saat ini dia begitu jauh dari pandanganku. Jarak yang jauh telah memisahkan kita. Namun aku merasa dia begitu dekat denganku. Tiap bersamanya, aku merasakan dia sangat dekat denganku. Aku harap dia pun merasakan apa yang aku rasakan selama ini.
Aku suka ketika dia tersenyum, saat itu juga hati ku tenang. Entahlah aku tak pernah peduli kata orang. Bagaimanapun dia, tetaplah dia yang telah mengisi hari-hariku dengan cinta. Aku tulus menyayanginya. 


Diary sayang....
Hari ini aku sedih banget. Berjam jam aku menahan air mata ini. Suliiiiiiiiiiittttt sekali untuk tidak menangis. Aku merasakan kalau aku hanya bayangan semu baginya. Aku merasa dimatanya hanya seorang anak kecil yang selalu ingin dimanja dan dibuatnya tertawa. Aku bahagia ketika dia mengatakan aku adalah segalanya, aku bahagia ketika dia tak mau menyembunyikan lagi hubungan ini. Aku bahagia ketika dia tak segan segan mengakuiku sebagai kekasih yang dia sayangi. Tapi kenapa masih ada rasa lain dihatinya...? 


Diary sayang....
Kita pernah memutuskan hubungan untuk beberapa bulan. Saat itu aku seperti kehilangan separuh jiwaku. Namun aku bersikap tegar dan menerima kenyataan itu. Tidak ada sapaan darinya membuat hariku kurang bersemangat. Tak selang beberapa bulan, sepertinya dia merasakan rasa yang sama. Dia tak henti hentinya untuk membuka lembaran baru lagi bersamanya. Sulit bagiku memberi kesempatan kedua saat itu. Rasa sakit itu terlalu dalam. Namun ketulusan cintaku mengalahkan semuanya. Aku menerimanya, aku memberi kesempatan kedua. Dari situ aku begitu yakin jika dia begitu tulus mencintaiku dan menyayangiku. Aku membuka lembaran baru bersamanya, berharap tak ada rasa lain dihatinya. Hari ku kembali penuh semangat. Aku sadar, tak ada yang bisa menggantikan dirinya dihatiku. Hanya dia.


Diary sayang....
Malam ini aku ingin sampaikan salam rinduku lewat angin malam. Bersama kasih dan sayangku, ku dekap bayangan indahnya. Ku rasakan senyumannya berada didekatku malam ini. 
Tuhan...jaga dia disana. Lindungi dia dari segala hal yang melukainya.
Tuhan...ku harap dia merasakan cinta ini.
Tuhan...andaiku boleh meminta, jadikan dia yang terakhir dalam hidupku.
Tuhan...tolong aku, tolong jaga dia, karena aku sayang dia.

Sahabat Nabi: Bilal bin Rabah


Aku paling suka cerita tentang sahabat Nabi. Cerita kehidupan mereka inspiratif dan sanggat menggugah. Salah satunya adalah cerita tentang Bilal bin Rabah. Meski namanya sudah tak asing lagi, tak ada salahnya kan aku membagi cerita tentangnya pada kalian... :D
Namanya adalah Bilal bin Rabah, Muadzin Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, memiliki kisah menarik tentang sebuah perjuangan mempertahankan aqidah. Sebuah kisah yang tidak akan pernah membosankan, walaupun terus diulang-ulang sepanjang zaman. Kekuatan alurnya akan membuat setiap orang tetap penasaran untuk mendengarnya.
Bilal lahir di daerah as-Sarah sekitar 43 tahun sebelum hijrah. Ayahnya bernama Rabah, sedangkan ibunya bernama Hamamah, seorang budak wanita berkulit hitam yang tinggal di Mekah. Karena ibunya itu, sebagian orang memanggil Bilal dengan sebutan ibnus-Sauda’ (putra wanita hitam).
Bilal dibesarkan di kota Ummul Qura (Makah) sebagai seorang budak milik keluarga bani Abdud-dar. Saat ayah mereka meninggal, Bilal diwariskan kepada Umayyah bin Khalaf, seorang tokoh penting kaum kafir Quraisy.
Ketika Makah diterangi cahaya agama baru dan Rasul yang agung Shalallahu ‘alaihi wasallam mulai mengumandangkan seruan kalimat tauhid, Bilal adalah termasuk orang-orang pertama yang memeluk Islam. Saat Bilal masuk Islam, di bumi ini hanya ada beberapa orang yang telah mendahuluinya memeluk agama baru itu, seperti Ummul Mu’minin Khadijah binti Khuwailid, Abu Bakar ash-Shiddiq, Ali bin Abi Thalib, ‘Ammar bin Yasir bersama ibunya, Sumayyah, Shuhaib ar-Rumi, dan al-Miqdad bin al-Aswad.
Bilal merasakan penganiayaan orang-orang musyrik yang lebih berat dari siapa pun. Berbagai macam kekerasan, siksaan, dan kekejaman mendera tubuhnya. Namun ia, sebagaimana kaum muslimin yang lemah lainnya, tetap sabar menghadapi ujian di jalan Allah itu dengan kesabaran yang jarang sanggup ditunjukkan oleh siapa pun.
Orang-orang Islam seperti Abu Bakar dan Ali bin Abi Thalib masih memiliki keluarga dan suku yang membela mereka. Akan tetapi, orang-orang yang tertindas (mustadh’afun) dari kalangan hamba sahaya dan budak itu, tidak memiliki siapa pun, sehingga orang-orang Quraisy menyiksanya tanpa belas kasihan. Quraisy ingin menjadikan penyiksaan atas mereka sebagai contoh dan pelajaran bagi setiap orang yang ingin mengikuti ajaran Muhammad.
Kaum yang tertindas itu disiksa oleh orang-orang kafir Quraisy yang berhati sangat kejam dan tak mengenal kasih sayang, seperti Abu Jahal yang telah menodai dirinya dengan membunuh Sumayyah. Ia sempat menghina dan mencaci-maki, kemudian menghunjamkan tombaknya pada perut Sumayyah hingga menembus punggung, dan gugurlah syuhada pertama dalam sejarah Islam.


Dipenjara Suci Inilah Aku Belajar


Malam ini aku ingin sedikit berbagi kawan tentang sebuah tempat yang telah memberiku banyak pelajaran berharga. Ditempat itu pula aku mendapat ilmu yang sebelumnya tak pernah aku dapat. Persahabatan, cinta, sedih, senang, semuanya telah aku rasakan ditempat itu. Tempat itu adalah Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Benda, Sirampog, Brebes. Berlokasi di Desa Benda Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes Propinsi Jawa Tengah, antara jalur Tegal-Purwokerto, tepatnya 7 KM. dari Kota Bumiayu. Yang mana menempati tanah seluas 10 Ha. berada diketinggian + 200 m dari permukaan laut. 
Di Pondok Pesantren Al Hikmah 2 terdapat lembaga-lembaga formal, diantaranya :

  1. TK Raudlotul Atfal 
  2. MI  (Madrasah Ibtidaiyyah)
  3. MTs  (Madrasah Tsanawiyah)
  4. SMP 
  5. SMA 
  6. MA (MAU dan MAK)
  7. Madrasah Mu’alimin/Mu’alimat
  8. Ma’had ‘Aly
  9. STM
  10. SMK
  11. AKPER
  12. STAIBN.
Aku sendiri dulu adalah salah satu siswi di MAK, Madrasah Aliyah Keagamaan. Aku senang bersekolah disana. Banyak pengalaman baru yang aku dapatkan selama belajar disana. Oh ya kawan, sekolah ini bebeda dari sekolah lainnya. Sekolah ini belajarnya 10 jam. Program studinya bukan 3 tahun seperti sekolah biasa, namun 4 tahun. Belajar menggunakan bahasa pengantar yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Setiap hari, dimanapun dan kapanpun, siswa dan siswi MAK diwajibkan untuk berkomunikasi dengan dua bahasa tersebut. 
Kembali ke Ponpes Al Hikmah 2. Penjara suci ini memiliki banyak fasilitas, diantaranya :
  • Masjid Jami’ berlantai dua dengan ukuran 20 x 30 m.
  • Masjid An Nur berlantai dua dengan ukuran 30 x 30 m.
  • Asrama satri putra 75 kamar dan putrid 24 kamar.
  • Mushola 3 buah
  • Aula (Audorium) 4 buah
  • Ruang belajar komplek putra 61 lokal
  • Ruang belajar komplek putrid 64 lokal
  • Ruang belajar putra dan MI 17 lokal
  • Laboratorium dan perpustakaan 2 unit
  • Dan masih banyak fasilitas lainnya.
Dalam penyelenggaraan segala aktivitas tersebut Ponpes Al Hikmah 2 didukung oleh staf asatidz/tenaga pengajar yang merupakan tenaga pembantu Kyai/Pengasuh Ponpes dan mendidik para santri dan mengembangkan agama islam ditengah-tengah masyarakat pesantren maupun masyarakat luas. Staf asatidz Kurang Lebih berjumlah 191 orang dari berbagai disiplin ilmu yang merupakan tenaga-tenaga professional dibidang masing-masing, berasal dari berbagai pesantren dan perguruan tinggi di dalam maupun di luar negeri. Bahkan ada tenaga pengajar berkebangsaan mesir yang merupakan utusan dari “Al Azhar” Cairo.

Kawan......masih banyak seluk beluk tentang tempat yang menyenangkan ini yang tak bisa aku ceritakan sekarang. Jika ada waktu, akan aku certakan lebih banyak lagi. Silahkan kunjungi http://alhikmahdua.net/ untuk seputar Ponpes Alhikmah 2 ini. Bagaimana tentang sekolah ku? Tenang kawan....kunjungi saja http://malhikdua.sch.id/. Disitu kamu bakal dapet banyak info.
Oh ya kawan...berikut ada sedikit potret tentang Ponpes Al Hikmah 2.





Karakter Pribadi Muslim dan Muslimah Sejati


Al Qur'an dan Hadist merupakan dua pusaka yang menjadi pedoman manusia dalam segala aspek kehidupan. Salah satu aspek yang terpenting adalah pembentukan dan pengembangan pribadi muslim/muslimah. Pribadi yang dikehendaki Al Qur'an dan Hadits tentu saja pribadi yang sholeh dan sholehah. Pribadi yang diwarnai oleh nilai nilai Al Qur'an dan Hadist.
Banyak karakter yang harus melekat pada pribadi muslim dan muslimah sejati, namun bila disederhanakan ada 10 karakter. Karakter-karakter ini merupakan pilar pertama terbentuknya masyarakat Islam dimuka bumi ini serta menjadi tiang penyangga peradaban dunia.
Kesepuluh karekter tersebut adalah :
1. Salimul Aqidah (Aqidah yang bersih)
Salimul aqidah merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada ALLAH SWT. Dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan-ketentuanNya.
Dengan kebersihan dan kemantapan aqidah, seorang muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada ALLAH.
“Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku, semua bagi ALLAH tuhan semesta alam” (QS. Al-An’aam [6]:162).
Karena aqidah yang bersih merupakan sesuatu yang amat penting, maka pada masa awal da’wahnya kepada para sahabat di Mekkah, Rasulullah SAW mengutamakan pembinaan aqidah, iman dan tauhid.

2. Shahihul Ibadah (ibadah yang benar)
Shahihul ibadah merupakan salah satu perintah Rasulullah SAW yang penting. Dalam satu haditsnya, beliau bersabda:
“Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat”.
Dari ungkapan ini maka dapat disimpulkan bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul SAW yang berarti tidak boleh ada unsur penambahan atau pengurangan.

3. Matinul Khuluq (akhlak yang kokoh) 
Matinul khuluq merupakan sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim, baik dalam hubungannya kepada ALLAH SWT maupun dengan makhluk-makhlukNya. Dengan akhlak yang mulia, manusia akan bahagia dalam hidupnya, baik di dunia apalagi di akhirat.
Rasulullah SAW diutus untuk memperbaiki akhlak dan beliau sendiri telah mencontohkan kepada kita akhlaknya yang agung sehingga diabadikan oleh ALLAH SWT di dalam Al Qur’an. ALLAH berfirman yang artinya:
“Dan sesungguhnya kamu benar-benar memiliki akhlak yang agung” (QS. Al-Qalam [68]:4).
4. Qowiyyul Jismi (kekuatan jasmani)
Qowiyyul jismi merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang harus ada. Kekuatan jasmani berarti seorang muslim memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat. Shalat, puasa, zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fisik yang sehat dan kuat. Apalagi berjihad di jalan ALLAH dan bentuk-bentuk perjuangan lainnya.
Karena itu, kesehatan jasmani harus mendapat perhatian seorang muslim dan pencegahan dari penyakit jauh lebih utama daripada pengobatan. Karena kekuatan jasmani juga termasuk hal yang penting, maka Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
“Mukmin yang kuat lebih aku cintai daripada mukmin yang lemah. (HR. Muslim)
5. Mutsaqqoful Fikri (intelek dalam berfikir) 
Mutsaqqoful fikri merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang juga penting. Karena itu salah satu sifat Rasul adalah fatonah (cerdas). Al Qur’an juga banyak mengungkap ayat-ayat yang merangsang manusia untuk berfikir, misalnya firman Allah yang artinya:
“Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: “Yang lebih dari keperluan”. Demikianlah ALLAH menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir” (QS. Al-Baqarah [2]: 219)
Di dalam Islam, tidak ada satupun perbuatan yang harus kita lakukan, kecuali harus dimulai dengan aktifitas berfikir. Karenanya seorang muslim harus memiliki wawasan keislaman dan keilmuan yang luas.
ALLAH SWT berfirman yang artinya:
Katakanlah: “samakah orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui?”‘, sesungguhnya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran”. (QS. Az-Zumar [39]: 9)

Rahasia Dibalik Gerakan Shalat


Gerakan shalat yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW mengandung banyak manfaat bagi tubuh kita, dengan syarat gerakan tersebut dilakukan dengan benar, tuma'ninah, dan dijalankan secara istiqomah. Shalat adalah amalan ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gestur (gerakan khas tubuh) seorang muslim. 
Berikut ini beberapa manfaat gerakan shalat dari takbiratul ihram hingga salam : 


TAKBIRATUL IHRAM

Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah. 
Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
RUKUK
Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.

Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulangbelakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan  prostat.
I’TIDAL
Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.

Manfaat: Itidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.

Keutamaan Bulan yang Mulia


Bulan Ramadhan merupakan bulan yang agung dan mulia. Mengapa? Karena bulan Ramadhan memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan, dimana di dalamnya terdapat kebaikan dari Allah SWT, pahala dan ganjaran yang berlipat bagi mereka yang ingin mencarinya. Beberapa keutamaan bulan suci Ramadhan adalah:
1. Bulan Tarbiyah untuk mencapai derajat taqwa.
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa. (QS Al Baqarah: 183).

2. Bulan diturunkannya Al Qur’an.
Bulan Ramadhan, yang pada bulan itu Al Qur’an diturunkan sebagai petunjuk buat manusia dan penjelasan tentang petunjuk itu, dan sebagai pemisah (yang haq dan yang batil) (QS Al Baqarah: 185).

3. Bulan yang paling utama, bulan penuh berkah.
Bulan yang paling utama adalah bulan Ramadhan, dan hari yang paling utama adalah hari Jum’at (HR At-Thabarani) . Dari Ubadah bin Ash-Shamit, bahwa Rasulullah saw -pada suatu hari, ketika Ramadhan telah tiba- bersabda: Ramadhan telah datang kepada kalian, bulan yang penuh berkah, pada bulan itu Allah swt memberikan naungan-Nya kepada kalian. Dia turunkan Rahmat-Nya, Dia hapuskan kesalahan-kesalahan, dan Dia kabulkan do’a. pada bulan itu Allah swt akan melihat kalian berpacu melakukan kebaikan. Para malaikat berbangga dengan kalian, dan perlihatkanlah kebaikan diri kalian kepada Allah. Sesungguhnya orang yang celaka adalah orang yang pada bulan itu tidak mendapat Rahmat Allah swt”. (HR Ath-Thabarani).

Indahnya Berprasangka Baik


Pagi ini aku membaca sebuah cerita yang sangat menarik. Penuh arti dan bisa dipetik pelajaran dari cerita ini. Ijinkan aku berbagi pada teman-teman semua.....

Dua laki-laki bersaudara bekerja di sebuah pabrik kecap dan sama-sama belajar agama islam untuk sama-sama mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari semaksimal mungkin. Mereka berjalan kaki mengaji kerumah gurunya yang jaraknya sekitar 10 KM dari rumah peninggalan orangtua mereka.

Suatu ketika sang kakak berdo'a memohon rezeki untuk membeli sebuah Mobil supaya dapat dipergunakan untuk sarana angkutan dia dan adiknya bila pergi mengaji. Allah mengabulkannya, tak lama kemudian sebuah mobil dapat dia miliki dikarenakan mendapatkan bonus dari perusahaannya bekerja.

Lalu sang kakak berdo'a memohon seorang istri yang sempurna, Allah mengabulkannya, tak lama kemudian sang kakak bersanding dengan seorang gadis yang cantik serta baik perangai.

Kemudian berturut-turut sang Kakak berdo'a memohon kepada Allah akan sebuah rumah yang nyaman, pekerjaan yang layak, dan lain-lain dengan itikad supaya bisa lebih ringan dalam mendekatkan diri kepada Allah. Dan Allah selalu mengabulkan semua do'anya itu.

Sementara itu sang Adik tidak ada perubahan sama sekali, hidupnya tetap sederhana, tinggal di rumah peninggalan orang tuanya yang dulu dia tempati bersama dengan Kakaknya. Namun karena kakaknya seringkali sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak dapat mengikuti pengajian, dan sang adik sering kali harus berjalan kaki untuk mengaji kerumah guru mereka.

Suatu saat sang Kakak merenungkan dan membandingkan perjalanan hidupnya dengan perjalanan hidup adiknya, dan dia teringat adiknya selalu membaca selembar kertas apabila dia berdo'a menandakan adiknya tidak pernah hafal bacaan untuk berdo'a. lalu datanglah ia kepada adiknya untuk menasihati adiknya supaya selalu berdo'a kepada Allah dan berupaya untuk membersihkan hatinya, karena dia merasa adiknya masih berhati kotor sehingga do'a-do'anya tiada dikabulkan oleh Allah azza wa jalla.

Sang adik terenyuh dan merasa sangat bersyukur sekali mempunyai kakak yang begitu menyayanginya, dan dia mengucapkan terima kasih kepada kakaknya atas nasihat itu.

Suatu saat sang adik meninggal dunia, sang kakak merasa sedih karena sampai meninggalnya adiknya itu tidak ada perubahan pada nasibnya sehingga dia merasa yakin kalau adiknya itu meninggal dalam keadaan kotor hatinya sehubungan do'anya takpernah terkabul.

Sang kakak membereskan rumah peninggalan orang tuanya sesuai dengan amanah adiknya untuk dijadikan sebuah mesjid. Tiba-tiba matanya tertuju pada selembar kertas yang terlipat dalam sajadah yang biasa dipakai oleh adiknya yang berisi tulisan do'a, diantaranya Al-fatehah, Shalawat, do'a untuk guru mereka, do'a selamat dan ada kalimah di akhir do'anya:

"Yaa, Allah. tiada sesuatupun yang luput dari pengetahuan Mu,Ampunilah aku dan kakak ku, kabulkanlah segala do'a kakak ku, bersihkanlah hati ku dan berikanlah kemuliaan hidup untuk kakakku didunia dan akhirat, "

Sang Kakak berlinang air mata dan haru biru memenuhi dadanya, tak dinyana ternyata adiknya tak pernah satukalipun berdo'a untuk memenuhi nafsu duniawinya.

Bukankah begitu....?

Hati kita terpaut dalam cinta
Menari dalam kasih sayang
Menyanyi dalam melodi cinta
Bukankah begitu....?

Aku menari dalam hatimu
Kau menari dalam cintaku
Berdansa dalam samudera kasih sayang
Bukankah begitu....?

Seperti Burung


Aku ingin seperti burung
terbang bebas menjelajahi semesta
merasakan alam lebih dekat
melihat senja tanpa terusik

Aku ingin seperti burung
hidup bebas menikmati dunia
memandang alam dari ketinggian
mengusik alam dengan kicauan merdu

Aku ingin seperti burung
menikmati semuanya dengan bebas....

Don't Judge Me !


Sama seperti manusia lainnya, aku juga memiliki kelemahan. Kalau disuruh menyebutkan antara kelebihan dan kekurangan, aku lebih lihai dalam menyebutkan kekuranganku. Bagi ku mengakui kekurangan yang dimiliki bisa memotivasi diri untuk menjadi lebih baik karena kita sadar bahwa kita masih banyak kekurangan yang perlu untuk diperbaiki.
Aku termasuk orang yang tidak suka diatur. Aku tidak suka orang lain ikut campur dalam hal yang berkaitan dengan hidupku. Tapi bukan berarti aku tidak mau menerima kritik orang lain. Aku juga bisa dibilang orang yang sensitif alias cepat marah kalau ada hal yang tidak sesuai dengan hati. Kata orang, aku keras kepala dan manja. Ya aku akui itu. Bahkan aku ingin menambahi kalau aku egois. Bagiku hidupku adalah hidupku dan hidupmu adalah hidupmu. Aku tak takut menyebutkan serentetan kekuranganku. Aku tak pernah takut orang akan menjauhiku. Justru aku ingin tahu siapakah yang mau menjadikan aku teman dengan seabrek kekuranganku ini.
The main point, you are only know my name, not my story n my life, so don't judge me !

20 Tahun


Kata orang tuaku, tanggal 21 Mei 1991 adalah kelahiranku. Berarti hari ini genap sudah 20 tahun hitungan usiaku. Tak menyangka gadis kecil yang manja ini kini menapaki usia kepala dua. Tak terbayangkan dalam pikiranku, aku akan secepat ini tumbuh menjadi seorang remaja yang mulai memasuki frase lebih dewasa. Bukan kado istimewa yang aku harapkan. Bukan pula ucapan ulang tahun bertubi-tubi dari semua teman. Semua itu tak ada artinya ketika tak dibarengi dengan muhasabah diri. Usia 20 tahun bukan usia yang seharusnya disombongkan karena dianggap sudah cukup dewasa. Namun usia dimana kita berpikir pada pola yang lebih baik,lebih matang tepatnya. Bagiku cukup berat ketika aku divonis telah berusia 20 tahun. Semua orang pasti akan dan telah melewatinya. Bukan sesal, justru ketakutan, malu, dan kegundahan yang menyelimutiku. Aku takut, aku malu pada diriku sendiri. Gadis 20 tahun tapi masih berpikir tak dewasa. Siapkah aku dengan segala tantangan untuk kehidupanku kelak? Sudah 20 tahun lamanya aku merasakan pijakan bumi ini. Namun apakah yang aku dapatkan selama ini? Hatiku menangis dengan semua yang telah ku perbuat selama 20 tahun ini.

Kata orang tuaku, tanggal 21 Mei 1991 adalah kelahiranku. Berarti hari ini genap sudah 20 tahun hitungan usiaku. Ya allah berilah hamba-MU ini lisan yang selalu berdzikir mengingat-MU, hati yang selalu bersyukur atas segala nikmat-MU dan seorang suami sholeh yang akan memperkokoh imanku. Amien... Ku tutup malam ini dengan doa dan munajat pada-Mu ya Rabb...

Keikhlasan Seorang Nenek


Hari ini aku baca kisah yang begitu menyentuh hatiku. Kisah tentang seorang nenek yang ikhlas dan mulia. Biar lebih jelas, mending baca aja yuk...:-)

Seorang nenek harus berjalan jauh ke pasar di kota untuk menjual bunga cempaka karena itulah kerja hariannya. Selepas berjualan, beliau singgah dahulu ke masjid di kota untuk sholat zuhur.
Selepas berdoa dan berwirid sekadarnya, nenek itu akan terlebih dahulu membersihkan dedaun yang berselerakan di halaman masjid. Ini dilakukannya setiap hari di bawah terik matahari. Setelah semua dedaun itu dibersihkan barulah beliau pulang ke desanya.Jemaah dan pengelola masjid kasihan melihat rutinitas nenek yang demikian.
Suatu hari, pengurus masjid memutuskan untuk membersihkan dedaun yang berselerakan di halaman masjid sebelum nenek itu datang. Fikirnya, usaha itu akan membantu nenek tadi agar tidak perlu bersusah payah membersihkan halaman masjid itu. Rupanya, niat baik itu telah membuat nenek tersebut menangis sedih.
Dia bermohon supaya dia terus diberi kesempatan membersihkan halaman masjid seperti biasa. Akhirnya, pihak masjid terpaksa membiarkan situasi berjalan seperti biasa supaya nenek itu tidak lagi hiba.

Satu ketika apabila ditanyakan seorang kiai mengapa nenek tersebut perlu melakukan hal itu, nenek tersebut menjawab:
“Saya ini perempuan bodoh, kiai. Saya tahu amal-amal saya yang kecil ini mungkin juga tidak benar dijalankan. Saya tidak mungkin selamat pada hari kiamat tanpa syafaat Rasulullah sollallahu `alaihi wasallam. Setiap kali saya mengambil selembar daun, saya ucapkan satu shalawat kepada Rasulullah sollallahu `alaihi wasallam. Kelak jika saya mati, saya ingin Rasulullah menjemput saya. Biarlah semua dedaun ini bersaksi bahwa saya telah membacakan shalawat kepadanya.”

Allah SWT berfirman :
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيما
“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman bershalawat salamlah kepadanya. (QS Al-Ahzab 33: 56)

Rasulullah SAW bersabda :
“Tidak seorang pun yang memberi salam kepadaku kecuali Allah akan menyampaikan kepada ruhku sehingga aku bisa menjawab salam itu. (HR Abu Dawud dari Abu Hurairah. Ada di kitab Imam an-Nawawi, dan sanadnya shahih).

Subhanallah...
Mudah-mudahan kita dapat sama-sama menghayati keikhlasan sifat nenek yang mulia itu.
Amin!

Penghuni Kos Dodol (Part 2)

Hmmm...masih inget kan dengan cerita ku "Penghuni Kos Dodol (Part 1)" Mau tahu kelanjutannya...?
Let's !


Terakhir aku menceritakan sosok tentang Ana. Masih banyak hal yang lucu tentang dia, tapi lain kali saja aku bedah secara ekslusif dunianya. Di kos "Az-zahra" juga ada si kecil, Tika. Karena perawakannya yang paling kecil, dia sering dijuluki "si kecil". Gadis asal Ambarawa ini selalu ceria, dan dia yang paling sering tidur lebih awal dari yang lain. Karena jarak rumahnya tidak terlalu jauh, dia sama seperti Laila yang sering bolak-balik pulang. Ada si hitam manis, namanya Dita. Dia paling muda di kos. Gadis asal kota batik ini yang paling sering debat, khususnya dengan Ana. Sebelum tidur, dia gak kan pernah lupa dengan botol minumannya. Jadi gak asing lagi kalo diatas bantal ada botol minuman. Hehehe...Aku pernah mendapati dia mengingau, berbicara tak jelas ketika tidur. Tapi dia gak percaya kalo dia berbicara sendiri ketika tidur. Temen-temen pernah mengambil gambar berbagai ekspresi dia ketika tidur, lucu juga :D. Untung gak diupload di facebook.
Teman yang kadang bikin aku gregetan namanya Ita. Gadis berkulit kuning langsat ini berasal dari Jepara. Meski kadang bikin gregetan tapi bagi ku dia anak yang cukup dewasa dalam bersikap. Dia selalu memberi masukan bagus ketika ada suatu masalah.
Satu jurusan dengan Dita, Tika, dan Avita (akan aku ceritakan dibawah) yakni Rekam Medis, dan mungkin mereka semua yang akan lebih dulu meninggalkan kos ini nantinya ketimbang aku, Ana, dan teman lainya, karena dia mengambil D3. Wah gak bisa bayangin nantinya kalo kos ini sepi tanpa ada mereka lagi. :-(
Kos ini juga gak akan rame tanpa adanya Nara. Aku sering menjulukinya "si item" (sorry cah ayu nan item....hahaha). Dia paling suka maen game di laptop bareng Ita. kadang bisa lebih 2 jam maen game. Pokoknya getol banget ni anak kalo maen game. Meski gak tiap minggu dia pulang ke rumahnya di Pati, tapi di lebih sering pulang daripada aku. Pulang untuk melepas rindu pada pujaan hatinya, cuit cuit....Oh ya dia satu-satunya anak di kos ini yang berpacaran dengan brondong. Tapi cukup awet juga. Sebenarnya dia juga menyimpan rasa ama salah satu temen sekelas di kampus. Cinta 2 hati gitu....Si brondong tetap pilihan hatinya (Bravo nara...!).
Dita, Ita, Tika, Laila udah aku ceritain. Tinggal Ayu, Avita, dan 1 penghuni baru, namanya mbak Ika. Ayu satu-satunya penghuni kos yang gak termasuk eror. Dia jarang gabung untuk sekedar kumpul. Gadis asal Pati ini orangnya lembut. Dia gak terlalu suka ama nasi, lebih doyan mie. Kalo Avita gak terlalu aku ketahui hari-harinya. Yang aku ketahui dia jago masak dan suka nyanyi gak jelas (piiizzz neng....:D). Mbak Ika sendiri baru masuk ke kos ini satu minggu yang lalu. Dia mahasiswa semester 4. Moga dia gak terbawa eror oleh kita (jaga-jaga mbak....)

Kaya gado-gado aja ya ni kos. Gak rame rasanya kalo salah satu dari kita gak ikut eror, hahahaha....
Banyak cerita seru yang akan menemani perjalanan hidup kita di kos ini. So, tunggu cerita dari para penghuni kos dodol ini selanjutnya...

Penghuni Kos Dodol (Part 1)


Ini salah satu bagian dalam hidup ku. Mengenal orang-orang yang super eror plus dodol dalam satu atap. Bertempat di suatu rumah yang diberi nama "Az-Zahra". Para makhluknya unik, dari berbagai daerah, tapi punya satu visi yang sama, "Berduit atau Bokek, Tetep Tertawa" :D

Karakter mereka berbeda-beda, tapi semuanya sama-sama eror, hehe... Alangkah baiknya aku kenalkan satu persatu. Cekidot ! Yang pertama dan terutama adalah aku sendiri. Dari mereka semua, aku yang paling tua (tanpa pemilik kos). So, panggilan "Bunda" melekat padaku. Meski paling tua tapi aku tergolong yang paling manja dari semuanya. Gak heran kalo aku sering jadi sasaran mereka, tragis memang. Hiks. Selanjutnya ada Tya, cewek polos ini satu kota denganku. Kita sama-sama penghuni kamar bawah. Dia juga partner ku dalam segala hal. Meski kadang rada lola alias loading lama (sorry ya neng...hehe) dia termasuk gadis religius. Tapi jangan salah, dia juga punya cinta (cie cie...). Gak usah terlalu detail tentang dia, kasian yang lain, hehe. Laila, temen ku yang satu ini berasal dari Demak. Dia mahasiswa fakultas Ekonomi. Diantara dari kita semua, bisa dibilang dia yang paling enjoy dalam menyikapi suatu hal. Dia punya kebiasaan unik bersama Ana (nanti akan diceritakan tentang dia),yakni joget bareng. Mereka pernah buat video. Karena rumahnya tidak terlalu jauh, tiap minggu dia pulang kampung. Gak seperti aku, yang tak tentu pulangnya, hehe. Tapi temen-temen paling seneng kalo dia pulang, karena tiap balik lagi ke kos, dia tak lupa bawa "sea food" dari rumah. Secara orang tuanya memiliki tambak dirumahnya. Lumayan lah tiap minggu bisa makan ikan, kepiting, cumi-cumi, dll. Thanks Laila...
Nah temen ku yang satu ini bikin aku semangat untuk bercerita tentang dia. Namanya Ana. Dia satu fakultas denganku, hanya beda jurusan. Kebiasaan buruk yang melekat padanya adalah menaruh barang-barangnya sembarangan. Kadang dikamar ini, kamar itu, wah pokoknya semrawut banget dech. Kata temen-temen, badannya gede tapi otaknya kaya anak kecil. Dia lucu banget kalo merengek kaya anak kecil. Tapi dia jago masak lo...
Meski kadang hasilnya rada aneh :D

Masih ada gadis-gadis cantik nan eror yang akan aku ceritakan, so tunggu kelanjutannya ya....^_^

Malam Pertama Yang Mengesankan


Satu hal sebagai bahan renungan kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam dan Hawa
Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis orang-orang tercinta
Hari itu...
Mempelai sangat dimanjakan
Mandi...harus dimandikan
Seluruh badan kita terbuka
Seluruh badan dibersihkan dan digosok
Semua kotoran dikeluarkan
Tak ada sehelai benang pun menutupinya
Semua lubang ditutupi dengan kapas putih
Itulah sosok kita...
Itulah jasad kita waktu itu...
Setelah dimandikan...
Kitapun dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Gaun yang jarang orang menggenakannya
Karena bermerk sangat terkenal, yaitu KAFAN
Wewangian ditaburkan ke baju kita
Bagian kepala...badan...dan kaki diikat
Keranda pelaminan langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian
Mempelai di arak keliling bertandukan tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah gontai seluruh kerabat
serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dziki
Akad nikahnya bacaan talkin...
Berwalikan liang lahat...
Saksi-saksinya nisan-nisan yang tlah tiba duluan
Siraman air mawar sebagai pengantar akhir kerinduan
Dan akhirnya...tiba masa pengantin
Menunggu dan ditinggal sendirian
Tuk mempertanggungjawabkan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama bersama KEKASIH
Ditemani rayap-rayap dan cacing tanah
Dikamar bertilamkan tanah
Dan ketika 7 langkah tlah pergi...
Kitapun akan ditanyai oleh sang malaikat
Kita tak tahu...
Apakah akan memperoleh nikmat kubur atau siksa kubur...
Kita tak tahu dan tak seorang pun yang tau
Anehnya...kita tak pernah galau ketakutan
Dan dia kekasih itu...
Menetapkan kita ke syurga atau melemparkan ke neraka ?
Tentunya kita berharap menjadi ahli syurga
Tapi...tapi...
Sudah pantaskah sikap kita selama ini...
Untuk disebut sebagai ahli syurga...

Bintang Hati Q


Terdiam bersama malam
Membisu dalam keheningan
Merasakan serangkaian cerita terindah
Cerita bersama sinar mu.

Disini...
Q simpan sejuta kerinduan
Menanti dengan segenggam harapan
Untukmu sang bintang hatiku

Berjuta kerlipan di langit
tak ada yang seterang dirimu
tak ada yang seindah parasmu
hanya kamu yang paling bersinar di hatiku

Bintang hati...
Kaulah anugrah pembawa kesejukan
Kaulah pelebur segala gundah ku
Kaulah selimut hatiku disaat aku kedinginan

Bintang hati...
Ku ingin merajut segala mimpi bersamamu
Ku ingin melewati segala cerita biru denganmu
Ku ingin kau tetap menjadi yang terindah
Terindah selamanya di hatiku
Copyright 2009 Kepingan Inspirasi. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates