RSS

Terima Kasih, Tuhan


Saat itu, hari-hari bagaikan pelangi
Penuh warna-warni indah
Saat itu, setiap nafas bagaikan melodi
Yang berirama indah
Namun...
Tuhan membalikkan semuanya
Hari itu tak seindah pelangi
Hari itu tak berirama indah
Hari itu luka diam-diam menangis
Hari itu cinta mulai terkikis
Dan hari itu...
Tuhan menunjukkan kasih sayangNya
Tuhan menunjukkan jalanNya
Terima kasih, Tuhan...
Terima kasih telah membuka hatiku
Terima kasih telah menunjukkan kebenaran
Terima kasih karena peringatanMu
Tangisan ini bukan sebuah penyesalan
Tangisan ini bukan sebuah kepedihan
Tapi sebuah syukur ku pada Mu

2 komentar:

Andro Bhaskara mengatakan...

hmm... tangisan rasa Syukur.. ya.. terkadang pahit pun diperlukan untuk mengetahui rasa manis.. :)

Cyn Amore mengatakan...

Yuppzz..
kdg hrz mlalui kphitan dan kegetiran utk mncapai mniz bhgia :D

Posting Komentar

Copyright 2009 Kepingan Inspirasi. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates